PRAKTIKUM INSTALASI LISTRIK PENERANGAN PENGAWATAN INSTALASI DALAM PIPA 1 SAKLAR TUNGGAL, 1 SAKLAR TUKAR (HOTEL), 2 LAMPU PIJAR DAN 1 KK

PRAKTIKUM INSTALASI LISTRIK PENERANGAN 3


TTL 2012
KelompokNo.                :  9
NamaMahasiswa            :
1.      Hodri              ( 125514234     )
2.      Hayyu P          ( 125514018    )


JURUSAN TEKNIK ELEKTRO
FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA
2013
_______________________________________________
_________________________________
________________
______



     I.          JUDUL KEGIATAN
Pengawatan instalasi listrik dalam pipa 1 fasa 1 grup (1 saklar tunggal, 1 saklar tukar (hotel), 2 lampu pijar, dan 1 kotak kontak)

  II.          TUJUAN PERCOBAAN
1.    Mahasiswa dapat memasang instalasi listrik penerangan dalam pipa 1 fasa 1 grup dengan 1 saklar tunggal dan 1 saklar tukar dengan 2 lampu pijar dan 1 kotak kontak.
2.    Mahasiswa dapat mengukur tahanan isolasi intalasi dengan megger serta dapat menyimpulkan hasil pengukuran.

III.          TEORI SINGKAT
Yang dimaksud dengan pemasangan instalasi penerangan listrik dalam pipa yaitu pengawatan instalasi yang dimasukkan dalam pipa, baik menggunakan pipa union maupun pipa PVC. Penggunaan pipa untuk pengawatan harus memperhatikan pipa yang hendak digunakan dan diameter pipa tersebut ( untuk instalasi rumah digunakan pipa ukuran 5/8 ).
Selain pipa, kemampuan sekring dan saklar utama memegang peran penting karena hal ini menyangkut keamanan instalasi dan keamanan peralatan listrik yang dugunakan. Pemasangan instalasi dalam pipa memerlukan komponen pendukung  seperti T – dos, boch, klem, lasdop, sok (penyambung pipa lurus), sekrup dan lain – lain. Praktikum 03/ILP melakukan pengawatan instalasi dalam pipa 1 saklar tunggal, 1 saklar tukar (hotel), 2 lampu pijar dan 1 kotak kontak. Untuk memeriksa apakah instalasi yang telah dipasang layak digunakan atau di operasikan harus melihat hasil pengukuran tahanan isolasinya.

IV.          BAHAN YANG DIGUNAKAN
1.    Pipa PVC 5/8          : Sesuai kebutuhan
2.    Kabel NYA             : Sesuai kebutuhan
3.    T – dos                     : Sesuai kebutuhan
4.    Sok                           : Sesuai kebutuhan
5.    Klem                                    : Sesuai kebutuhan
6.    Sekrup ½                 : Sesuai kebutuhan
7.    Sekrup 1                  : Sesuai kebutuhan
8.    Saklar tunggal        : 1 buah
9.    Saklar tukar                        : 1 buah
10.    Kotak kontak        : 1 buah
11.    Fitting duduk       : 2 buah
12.    Las dop                 : Sesuai kebutuhan
13.    Sekring 1 grup     : 1 buah
14.    Kotak PHB            : 1 buah

  V.          ALAT KERJA
1.    Tang kombinasi     : 1 buah
2.    Pison (cutter)          : 1 buah
3.    Obeng besar (+/_) : 2 buah
4.    Obeng kecil             : 1 buah
5.    Jara (uncek)             : 1 buah
6.    Megger                    : 1 buah

VI.          Gambar Instalasi

Gambar 1. Rencana Instalasi


Gambar 2. Diagram Bagan Pengawatan



Gambar 3. Rekapitulasi Beban
VII.          LANGKAH KERJA
1.    Menggambar bagan pengawatan pada papan praktek.
2.    Menentukan tempat sekring, saklar, KK, fiting.
3.    Mengambil dan memasangkannya dengan t – dos, boch dan diperkuat dengan klem.
4.    Mengambil kabel dengan jumlah dan warna yang sesuai.
5.    Masukkan kabel kedalam pipa PVC.
6.    Mengupas ujung – ujung kabel yang keluar dari pipa menuju sekring, saklar, KK, dan fiting.
7.    Memasang saklar, KK, fiting, sesuai tempatnya.
8.    Menyambung mata sambungan pada sekring, saklar, fiting, dan KK.
9.    Memeriksa sambungan dengan megger dan setelah betul mengukur tahanan isolasi antara penghantar fasa dan nol, fasa dan ground.
10.    Melaporkan hasil pekerjaan.
11.    Memasang patron sekring dan lampu pijar pada tempatnya.
12.    Mencoba instalasi.
13.    Membongkar pekerjaan kami yang telah selesai dicoba.
14.    Mengembalikan semua peralatan pada tempatnya.
15.    Membersihkan ruang kerja.

VIII.          HASIL PERCOBAAN
1.      Besar Tahanan isolasi
o   Fasa – Nol        : 500 MΩ
o   Fasa – Ground : 1000 MΩ
o   Ground – Nol  : 1000 MΩ
2.      Gambar Instalasi Dalam Pipa

Gambar 4. Instalasi Dalam Pipa

IX.          KESIMPULAN
1.  Dari praktikum yang telah kami lakukan bersama, dapat kami simpulkan bahwa pemasangan instalasi yang baik harus sesuai dengan standart PUIL 2000.
2.      Setelah melakukan pengukuran tahanan isolasi instalasi listrik penerangan 1 fasa 1 grup seperti pada gambar 4 diperoleh nilai fasa-nol = 500Mohm; fasa-grond = 1000Mohm  dan ground-nol = 1000Mohm, dapat disimpulkan bahwa isolasi instalasi listrik yang digunakan sangatlah baik.

Komentar